Latar Belakang :

Strategi penerapan six sigma yang diciptakan oleh DR. Mikel Harry dan Richard Schroeder disebut sebagai The Six Sigma Breakthrough Strategy. Strategi ini merupakan metode sistematis yang menggunakan pengumpulan data dan analisis statistik untuk menentukan sumber-sumber variasi dan cara-cara untuk menghilangkannya. Six Sigma sebagai program kualitas juga sebagai tool untuk pemecahan masalah yang menekankan aplikasi tool ini secara metodis dan sistematis sehingga dapat menghasilkan terobosan dalam peningkatan kualitas. Metodologi yang sistematis ini bersifat generik sehingga dapat diterapkan baik dalam industri manufaktur maupun jasa.

Six Sigma juga dikatakan sebagai metode yang berfokus pada proses dan pencegahan cacat (defect). Pencegahan cacat dilakukan dengan cara mengurangi variasi yang ada di dalam setiap proses dengan menggunakan teknik-teknik tatistic yang sudah dikenal secara umum.

Komitmen perusahaan untuk terus melaksanakan pengendalian dan penjaminan mutu secara berkesinambungan tentunya akan membantu perusahaan untuk mampu bersaing secara global. Oleh karena itu konsep-konsep untuk mengimplementasikan Six Sigma tentunya harus didukung oleh serangkaia proses yang memberikan informasi secara terstruktur dan terdokumentasi dengan benar.

Data mining biasa juga dikenal dengan nama lain seperti : Knowledge discovery (mining) in databases (KDD), ekstraksi pengetahuan (knowledge extraction) analisa data/pola dan kecerdasan bisnis (business intelligence) dan merupakan alat yang penting untuk memanipulasi data untuk penyajian informasi sesuai kebutuhan user dengan tujuan untuk membantu dalam analisis.

Integrasi Six Sigma dan Data Mining diharapkan dapat membantu perusahaan untuk terus konsisten terhadap komitmen mutunya yang diselaraskan dengan perkembangan teknologi dan penerapan inovasi dalam proses pengembangan produknya maupun pengembangan proses produksinya. Implementasi Six Sigma dan Data Mining juga diharapkan dapat terus meningkatkan efisiensi dan efektifitas penggunaan sumber daya perusahaan yang terbatas dengan tidak mengabaikan komitmen mutu pada pelanggannya.

Integrasi Six Sigma dan Data Mining juga diharapkan memberikan pengayaan (enrichment) bagi setiap individu yang terlibat dalam prosesnya melalui perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karena itu konsep ini juga perlu dikenalkan lebih awal kepada para mahasiswa yang nantinya akan terlibat dalam proses pengimplementasiannya ketika terjun ke dunia industri dan terlibat dalam proses product development dan process creation. Kegiatan Lomba Rekayasa Kualitas Nasional merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dibidang rekayasa kualitas. Diharapkan dengan mengikuti kegiatan lomba ini mahasiswa dapat meningkatkan kompetensi dan pemahaman mereka terhadap pentingnya rekayasa kualitas dalam mendukung Integrasi Six Sigma dan Data Mining. Selain itu mahasiswa juga dapat membangun jejaring sosial antar perguruan tinggi di Indonesia sehingga mereka dapat saling berinteraksi dan menambah wawasan tentang rekayasa kualitas dari perguruan tinggi yang berbeda.

Tahun 2017 ini kompetisi rekayasa kualitas sudah memasuki tahun kelima dimana setiap tahun kegiatan ini dilaksanakan dengan berbagai tema yang berbeda. Tema pada tahun ini adalah Integrasi Six Sigma dan Data Mining untuk Peningkatan Kualitas. Kompetisi sebelumnya telah sukses membawa nama harum Universitas Trisakti baik sebagai penyelenggara maupun tim mahasiswa teknik industri yang dapat bersaing dengan tim mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya dan juga telah ditetapkan sebagai event nasional untuk bidang rekayasa kualitas yang diikuti oleh 37 tim dari berbagai perguruan tinggi se Indonesia. Pada tahun yang kelima ini diharapkan lebih banyak lagi tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dapat berpartisipasi dalam event nasional rakayasa kualitas.

Tujuan Kompetisi:

Adapun tujuan dari kegiatan kompetisi ini adalah sebagai berikut :

  1. Meningkatkan kompetensi dan wawasan mahasiswa terhadap rekayasa kualitas dalam proses Integrasi Six Sigma dan Data Mining untuk Peningkatan Kualitas
  2. Membangun jejaring sosial antar mahasiswa seluruh perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia.
  3. Menerapkan konsep-konsep rekayasa kualitas sehingga mahasiswa dapat lebih siap menghadapi tuntutan dalam perkembangan teknologi dan inovasi secara global.

Peserta Kompetisi:

Seluruh mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi se Indonesia. Tim peserta lomba terdiri dari tiga mahasiswa. Setiap perguruan tinggi hanya boleh mengirimkan maksimal dua tim.

Materi Kompetisi:

ISO 9001: 2015, ISO 14000, Cost of Quality, Quality Function Deployment, Failure Mode and Effect Analysis, Measurement System Analysis, Statistical Process Control, Design of Experiment, Acceptance Sampling, Quality Management and Planning Tools, Six Sigma, and Basic Statistic, Data Mining

Teknis Kompitisi :

Kompetisi terdiri dari tiga tahap yakni :

  • Tahap Penyisihan
    • Penyisihan I
      Soal konsep dan perhitungan, bersifat pilihan ganda dan peserta diperbolehkan membuka buku/ catatan.
    • Penyisihan II
      Soal uji kemampuan pemahaman studi kasus serta proses perhitungan dan interpretasi output Minitab dan Weka/R. Peserta diperbolehkan membuka buku atau catatan, dan setiap tim diwajibkan membawa Laptop yang dilengkapi dengan Minitab dan Weka/R. Nilai babak penyisihan merupakan gabungan nilai penyisihan I dan II.
  • Tahap Semi Final
    • Menjawab soal dengan metode cerdas cermat
    • Memilih lima tim yang lolos ke babak final
  • Tahap Final
    • MMenjawab soal studi kasus menggunakan Minitab dan Weka/R
    • Pemilihan Juara 1,2,3 dan Harapan 1,2

Hadiah :
TOTAL HADIAH Rp 23.000.000,-

Tim Materi dan Juri :

  1. Prof. Dr. Ir. Dradjad Irianto (Insititut Teknologi Bandung)
  2. Prof. Ir. Isti Surjandari, Ph.D (Universitas Indonesia)
  3. Dr. Ir. Triwulandari S.D., MM (Universitas Trisakti)
  4. Dr. Eng. Taufik Djatna, STP, M.Si (Institut Pertanian Bogor)
  5. Prof. Ir. Syamsir Abduh, Ph.D (Masyarakat Standardisasi Indonesia/MASTAN)
  6. Indryadi Hardi, ST, MT (Robere & Associates)
  7. (Deputi Bidang Informasi dan Pemasyarakatan Standardisasi Nasional (BSN))
  8. (Praktisi Perusahaan untuk studi kasus)


Didukung oleh :






Disponsori oleh :






Pengunjung :
0 2 3 2 0